Review Anime Tokyo Ravens

19.33
Anime Tokyo Ravens Poster

rhztech.tkTsuchimikado Harutora, harus menghabiskan musim panasnya dengan mengikuti kelas tambahan bersama Ato Touji, salah satu teman dekatnya. Sebenarnya ada satu lagi teman dekat Harutora, ia adalah Hokuto, seorang siswa perempuan yang selalu riang, dan juga hiperaktif. Karena ia tak sebodoh Harutora dan Touji, Hokuto tak perlu mengikuti kelas tambahan. Setelah pulang dari sekolah, Harutora dan Touji betemu Hokuto di jalan, dan terpaksa Harutora harus mentraktirnya makan es krim. Dengan cuaca yang begitu cerah, mereka menikmati es krim tersebut di bangku, dekat sungai dengan aliran air yang begitu jernih.

Pada hari yang cerah tersebut, Hokuto mencoba mengingatkan janji yang dibuat Harutora dulu. Haruto pernah berjanji kalau suatu saat nanti ia akan menjadi seorang Omnyoji. Namun, kini ia mulai meninggalkan janjinya tersebut dengan alasan ia tidak dapat melihat roh, ataupun merasakan energinya. Omnyoji bisa dibilang sebagai sebutan bagi mereka yang mempunyai kemampuan untuk mengendalikan roh. Keluarga Tsuchimikado dulu adalah keluarga paling hebat, karena ada Tsuchimikado Yakou, yang memiliki kekuatan luar biasa. Namun, saat ini keluarganya tak sehebat dulu, karena Yakou sudah tiada. Dan Harutora-lah yang harusnya melanjutkan generasi tersebut, namun Harutora tidak bisa melihat roh, maka dari itu ada seseorang yang menggantikannya, orang tersebut adalah Tsuchimikado Natsume, yang sering bermain dengan Harutora waktu kecil.

Pada suatu malam, dimana saat itu terdapat festival kembang api (hanabi), Harutora, Touji dan Hokuto pergi kesana. Mereka bertiga terlihat sangat menikmati festival tersebut. Hokuto yang sangat ingin Harutora menjadi seorang omnyoji mencoba menggantungkan harapannya di kuil dekat festival tersebut, namun ketika Harutora mengetahuinya ia teringat dengan masa lalunya yang samar-samar, lalu membanting harapan yang ditulis Hokuto. Tentu saja Hokuto shock dan sedih, kemudian ia meninggalkan tempat tersebut. Dan disaat yang tidak tepat juga, seorang perempuan dengan permen di jarinya mendatangi mereka. Perempuan tersebut sedang mencari Tsuchimikado Natsume, dan ingin mengajaknya melakukan penelitian dengannya. Ia mengira Harutora adalah Tsuchimikado Natsume. Dan lagi-lagi tamu tak diundang datang ke tempat itu, mereka adalah sekelompok orang yang membawa mobil yang dilengkapi senjata roh, yang disebut sebagai Petugas Invetigasi Sihir Omnyoji.

Mereka ditugaskan untuk menangkap perempuan tersebut yang dikenal sebagai Dairenji Suzuka, karena ia telah menggunakan sihir terlarang. Namun, para petugas itu kualahan, setelah Suzuka mengeluarkan Shikigami yang disebut sebagai Asura M3. Shikigami adalah semacam pelindung/partner bisa berupa mesin/benda/robot ataupun manusia yang telah mendapatkan kontrak dari sang master. Setelah petugus dikalahkan, Suzuka menangkap Harutora, namun disaat yang tak tepat Hokuto kembali lagi ketempat itu, dan memanggil Haruto. Mendengar Hokuto memangilnya dengan nama “Haruto”, Suzuka merasa tertipu, namun bukannya membunuhnya ia malah mencium Harutora, dan membuat Hokuto patah hati.

Tokyo Ravens MAL Cover

Itu tadi adalah sinopsis panjang lebar :v dari episode pertama, dan jangan khawatir nggak ada spoiler yang berarti disana, karena sesuatu yang wow berada di episode berikutnya. Untuk storynya, Tokyo Ravens lebih ke cerita shounen, yang mengutamakan battle antara para pengguna sihir. Namun, tak hanya itu saja, beberapa scene romance serta friendship juga akan mewarnai anime ini.
Anime ini diadaptasi dari sebuah light novel karya Kōhei Azano yang diilustrasikan oleh Sumihei. Tak hanya anime, Tokyo Ravens sebelumnya juga pernah diadaptasi menjadi manga yang diterbitkan pada tanggal 25 desember 2010. Untuk animenya sendiri ditayangkan di jepang pada 8 oktober 2013 sampai 25 maret 2014. Anime ini di garap oleh 8bit, yang di sutradarai oleh Takaomi Kansaki, dan ditayangkan sebanyak 24 episode.

Berbicara mengenai story, setelah kejadian tersebut, sesuatu terjadi pada Hokuto, dan itu memaksa Harutora untuk menemui Natsume. Haruto yang tak bisa melihat roh, tak dapat melakukan apa-apa, oleh karena itu ia memutuskan untuk menjadi shikigami Natsume. Setelah Harutora menjadi shikigaminya, ia pergi ke Tokyo bersama Natsume dan Touji. Natsume yang bertingkah aneh ketika melihat Touji membuat Harutora penasaran, dan merasa ada yang mereka sembunyikan.

Seperti sinopsis barusan, cerita yang sebenarnya berkisar antara Harutora dan Natsume. Hakuto yang mainstream pada episode pertama hanyalan permulaan saja, dan juga support character. Then, gimana nasib cintanya ? Seperti yang saya katakan sebelumnya, sesuatu yang wow ada di episode selanjutnya.

Tokyo Ravens Screenshot
Tokyo Ravens Screenshot

Tokyo Ravens Screenshot
Tokyo Ravens Screenshot

Art, salah satu hal yang menjadi point penting di anime ini. Pengerjaan yang begitu detail, membuat anime Tokyo Ravens cukup precious untuk di tonton, bahkan untuk dikoleksi. Penglustrasian yang juga halus, menjadi point plus.

Soundjuga tak mau kalah. Pemilihan bgm yang match di setiap scene yang ada, mulai dari scene romance, santai-santai, dan tak lupa scene battle yang menjadi tambah seru. Selain itu song untuk opening dan ending juga lumayan. Arc-1 opening disi dengan "X-encounter" by Maon Kurosaki. Diisi dengan suara Yoshino Nanjō dengan lagu "Kimi ga Emu Yūgure" (君が笑む夕暮れ) yang slow, dan sangat enak didengarkan, serta precious juga untuk disave dengan kualitas 320bit.
Sedangan di arc-2, opening ada "Outgrow" by Gero yang tak beda jauh dengan opening arc-1, dan di endingnya ada "Break a spell" by Mami Kawada yang terdengar techno.

Untuk characternya, saya rasa kurang maksimal, terutaman dalam designnya. Why ? Mungkin karena kurang merata saja. Tsuchimikado Natsume memang terlihat good looking, begitu juga dengan chara perempuan lainnya, but untuk design character yang male terasa asal-asalan, tapi kalo memang style sang illustrator begitu yang mau gimana lagi. Namun, memang untuk beberapa scene untuk chara male terlihat cool.
Untuk perwatakannya juga menarik, terutama tsunderenya. Selain itu Momoe Tenma yang kemampuannya tak seberapa juga mendapatkan peran penting.

Tsuchimikado, Harutora        Tsuchimikado Natsume

That’s all. Overall bakalan saya kasih score 9/10. Namun jujur saja, untuk endingnya terasa nggantung, dan itu membuat saya nggak tega untuk nonton anime lainnya >.<. Berharap season berikutnya ada dan segera di release.
Thanks, udah baca, maaf kalo berantakan dan nggak jelas. Jaa.

Links:
Wikipedia

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

Tidak ada komentar